Kondisi — jika / lain

Pernyataan kondisi digunakan untuk mengeksekusi kode berbeda berdasarkan kondisi tertentu.

Pernyataan jika

Sintaks
jika kondisi {
    // kode dijalankan jika kondisi benar
}
Contoh
buat nilai = 85

jika nilai >= 60 {
    tampilkan("Lulus!")
}
Output
Lulus!

Pernyataan jika...lain

Contoh
buat suhu = 15

jika suhu >= 30 {
    tampilkan("Panas sekali! 🌞")
} lain {
    tampilkan("Sejuk! 🌤")
}
Output
Sejuk! 🌤

Kondisi Bertingkat (jika...lain jika...lain)

Contoh — Konversi Nilai Angka ke Huruf
buat nilai = 78

buat huruf = ""
jika nilai >= 90 {
    huruf = "A"
} lain {
    jika nilai >= 80 {
        huruf = "B"
    } lain {
        jika nilai >= 70 {
            huruf = "C"
        } lain {
            jika nilai >= 60 {
                huruf = "D"
            } lain {
                huruf = "E"
            }
        }
    }
}

tampilkan("Nilai:", nilai, "→ Grade:", huruf)
Output
Nilai: 78 → Grade: C

Kondisi dengan Logika Gabungan

Contoh
buat usia = 19
buat punya_sim = benar
buat saldo = 150000

// Semua syarat harus terpenuhi
jika usia >= 17 dan punya_sim dan saldo >= 100000 {
    tampilkan("Bisa sewa motor!")
} lain {
    tampilkan("Syarat belum terpenuhi")
}

// Salah satu cukup
buat punya_payung = salah
buat pakai_jas_hujan = benar

jika punya_payung atau pakai_jas_hujan {
    tampilkan("Siap menghadapi hujan!")
}
Output
Bisa sewa motor!
Siap menghadapi hujan!

Cek Nihil

Contoh
buat data = nihil

jika data == nihil {
    tampilkan("Data kosong, isi dulu!")
} lain {
    tampilkan("Data:", data)
}
Output
Data kosong, isi dulu!
Tidak ada operator ternary di NusaScript. Gunakan jika...lain untuk semua percabangan.